Gengsi versus Keren

015528_626452_maudy_ayunda_vc_3_angger

(Ilustrasi Perempuan yang keren, Perempuan keren itu yang bisa main alat musik 🙂 Source: JPNN.com)

Ketika mendengar kata Gengsi, apa yang ada di dalam pikiran? Apakah orang yang mengikuti trend tetapi tidak memiliki uang yang cukup untuk menjadi sama dengan apa yang menjadi trend, atau orang yang berusaha menutupi kekurangannya dengan memamerkan kemewahan dunia?

Lalu apa itu keren? Apakah keren itu seperti orang yang belagak ‘cool’ di depan banyak orang, atau keren itu ketika seseorang memainkan sebuah alat musik?

Dalam kamus Bahasa Indonesia (online), gengsi berarti kehormatan dan pengaruh, dan harga diri. Sedangkan keren adalah tampak gagah dan tangkas, dan perlente (berpakaian bagus dan rapi, dsb).

Keren dan Gengsi adalah dua hal yang serupa tapi tak sama. Menjadi keren adalah menjadi diri sendiri yang membuat orang nyaman jika dekat denganmu, terlebih jika kamu gagah dan tangkas jika kamu seorang laki-laki, namun jika kamu seorang perempuan menjadi keren adalah menjadi perempuan yang berpakaian seksi, berdandan yang cukup, dan mungkin kamu bisa bermain sebuah alat musik. Sedangkan gengsi merupakan sebuah tindakan semacam ‘pembalasan’ terhadap lawan karena mereka menganggap lawan adalah pemenangnya. Gengsi merupakan bentuk ketidak terimaan seseorang terhadap lawannya hingga dia seperti mengekor  dan memakai segala cara agar dapat merasa sama terhadap lawan atau bahkan lebih. Gengsi pula juga disebut sebagai tindakan berkelas, namun kadang tidak memikirkan efek kedepannya.

Nah, di bawah ini merupakan contoh perbedaan antara keren dan gengsi (ini menyangkut masalah percintaan, terlebih yang sedang patah hati):

Di bawah ini adalah sikap keren.

Ketika setelah diputuskan oleh kekasih, apa yang  anda lakukan? Sedih? Itu pasti. Tetapi setelah itu apakah hanya kesedihan yang tak berujung? Aku yakin tidak. Pasti ada suatu kala dimana anda akan bergerak maju/ move on terhadap mantan yang telah dahulu mendapatkan pasangan baru. Tetapi, bila anda melangkah dengan pelan, namun pasti (sambil menebar pesona yang wajar) otomatis, anda akan terlihat lebih keren, anda akan disukai, bahkan didekatkan kepada teman-teman baru yang pasti kemungkinannya lebih besar ada yang menjadi seorang kekasih baru anda. Lebih menarik lagi bahwa anda akan bertemu dengan banyak teman lawan jenis yang mungkin lebih rupawan daripada mantan anda 😀 LOL.

Dan di bawah ini adalah sikap gengsi.

Sama dengan kejadian yang diatas. Namun perubahannya adalah anda terburu-buru, anda terlalu dendam terhadap mantan, anda merasa kecewa dengan apa yang pernah anda berikan. Hingga akhirnya anda mengejar kenikmatan duniawi. Anda bukannya tebar pesona, namun malah bertindak bajingan, anda meminum minuman keras, anda hanya berteman dengan teman-teman fashionista yang tentu tidak sesuai dengan budget anda, anda pura-pura foto dengan teman dekat dengan modus “Pacarku baru loh”. Dan segala hal yang membuat mantan anda merasa iri. Tapi, jika anda dapat melihat kondisi. Mantan itu banyak macamnya. Ada yang tipenya menyesal, kemudian balikan. Ada pula yang masa bodoh terhadap apa yang anda lakukan. Jangan merasa bangga dengan apa yang telah anda perbuat. Mantan anda mungkin tidak akan memperhatikan anda lagi. Yang ada hanya penyesalan di akhir yang membuat diri anda menderita.

Nah apa yang membuat anda keren? Satu hal yang pasti adalah DIRI ANDA. Buat diri anda sebagaimana apa adanya. Jika anda adalah orang yang belum punya uang dari usaha sendiri, maka jangan gengsi untuk membayarkan makanan kepada pasangan anda. KECUALI, anda membayarkan karena dia emang tidak ada uang, ataupun dalam rangka kebaikan anda terhadapnya. Dengan tujuan seperti itu, pasti tidak mungkin anda selalu membayarkan makan pasangan anda.

Gengsi itu muncul manakala orang yang merasa iri itu mencoba mengikuti apa yang orang lain lakukan. Kadang hal tersebut baik untuk orang lain tapi belum tentu baik bagi dirinya.

Sekali lagi saya tekankan, bahwa untuk menjadi keren adalah dari diri sendiri.

Sedangkan untuk menjadi gengsi, anda pasti akan mengikuti gaya orang lain yang anda iri/ tidak sukai.

Nah, sekarang mau pilih yang mana? Menjadi keren atau menjadi gengsi? Itu semua pilihan anda. Yang jelas jangan menyesal ketika anda telah salah memilih jalan hidup.

Selamat menikmati hidup anda. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s